Kaki Terasa Pegal dan Linu? Ini Penyebab dan Cara Menguranginya
Artikel ini telah ditinjau oleh
dr. Benny Tanjung, M.Biomed
Nomor registrasi: MB000018884636
Pendidikan: Kedokteran Unhas · M.Biomed UGM
Kaki terasa pegal dan linu sering muncul setelah berdiri lama, berjalan jauh, naik-turun tangga, olahraga, atau memakai sepatu yang kurang nyaman. Keluhan bisa terasa di betis, paha, telapak kaki, atau sekitar lutut.
Jika keluhannya ringan dan muncul setelah aktivitas, biasanya tubuh hanya butuh waktu pulih. Namun, kaki pegal yang disertai bengkak satu sisi, nyeri tajam, kemerahan, kebas berat, atau sesak perlu diperiksa.
Penyebab Kaki Pegal dan Linu
Kaki menopang berat tubuh sepanjang hari. Saat berdiri terlalu lama atau berjalan jauh, otot betis, paha, dan telapak kaki bekerja terus-menerus sehingga lebih mudah terasa lelah.
Sepatu yang kurang mendukung juga dapat membuat beban pada telapak kaki dan betis terasa lebih berat. Jika aktivitas meningkat tiba-tiba, rasa pegal bisa muncul keesokan harinya.
- berdiri terlalu lama
- berjalan jauh atau naik-turun tangga
- sepatu kurang nyaman
- kurang peregangan
- aktivitas fisik mendadak
- kurang minum atau kurang istirahat
Cara Mengurangi Kaki Pegal
Mulailah dengan mengurangi beban dan membantu kaki rileks. Jangan memaksa lari atau olahraga berat ketika kaki masih terasa sangat lelah.
- Istirahatkan kaki dan posisikan sedikit lebih tinggi jika terasa berat.
- Lakukan peregangan betis dan paha secara lembut.
- Gunakan alas kaki yang lebih mendukung.
- Kompres hangat untuk rasa kaku ringan, atau dingin jika ada cedera baru.
- Minum cukup air setelah aktivitas.
- Naikkan intensitas aktivitas secara bertahap.
Tanda yang Perlu Diperiksa
Segera periksa jika kaki bengkak satu sisi, sangat nyeri, kemerahan, terasa panas, mati rasa berat, kelemahan, sulit berjalan, atau pegal disertai sesak. Tanda seperti ini bukan sekadar pegal biasa.
Kesimpulan
Kaki terasa pegal dan linu sering dipicu aktivitas harian seperti berdiri lama, berjalan jauh, tangga, sepatu kurang mendukung, atau otot yang lelah. Peregangan lembut, istirahat, hidrasi, dan alas kaki yang sesuai dapat membantu.
Jika ada bengkak, nyeri tajam, kebas, atau keluhan berat, sebaiknya periksa ke tenaga kesehatan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kaki terasa pegal dan linu biasanya karena apa?
Penyebab umum adalah berdiri lama, berjalan jauh, aktivitas berat, sepatu kurang nyaman, kurang peregangan, atau otot yang lelah.
Apa yang bisa dilakukan saat kaki pegal?
Istirahatkan kaki, lakukan peregangan lembut, minum cukup air, gunakan alas kaki nyaman, dan hindari aktivitas berat sementara.
Apakah kaki pegal setelah berdiri lama normal?
Cukup umum, terutama jika durasi berdiri lebih lama dari kebiasaan. Namun, bengkak satu sisi atau nyeri tajam perlu diperiksa.
Kapan kaki pegal perlu diperiksa?
Jika ada bengkak satu sisi, kemerahan, panas, kebas berat, kelemahan, sulit berjalan, atau sesak, segera periksa.
- Cleveland Clinic - Leg pain: causes and when to seek care.
- NHS - Foot pain and self-care guidance.
- Europe PMC / PubMed - PMID 12617692 - Delayed onset muscle soreness: treatment strategies and performance factors - 2003.